Jumat, Desember 11, 2009


Sedna Planet Baru Tata Surya
Sumber: www.sekolahindonesia.com


Para astronom di Institut Teknologi California yang dipimpin oleh Dr. Michael Brown menemukan sebuah benda langit yang misterius pada tanggal 14 November 2003. Benda langit yang ditemukan beberapa waktu lalu bisa jadi planet ke-10 di tata surya kita. Objek yang semula bernama 2003 VB12 ini kemudian mendapat sebutan baru, yakni Sedna, nama yang diambil dari Dewi Samudra bangsa Inuit.
Sedna adalah benda angkasa terbesar yang ditemukan mengelilingi Matahari, sejak para astronom menemukan Pluto tahun 1930. Ukuran batu berlapis es ini masih belum diketahui dengan pasti, namun ada dugaan ia sedikit lebih besar dari Pluto.
Pengamatan menggunakan teleskop ruang angkasa Spitzer yang baru diluncurkan, menemukan bahwa Sedna memiliki lebar penampang sekitar 2.000 kilometer, bahkan barangkali bisa lebih besar dibanding Pluto yang penampangnya 2.250 kilometer.
Perhitungan awal menduga benda langit itu berada antara 7,5 milyar hingga 10 milyar kilometer dari Bumi, di wilayah antariksa yang dikenal sebagai Sabuk Kuiper atau Kuiper Belt (KB). Wilayah ini berisi ratusan objek angkasa yang masih belum terjamah oleh pengamatan manusia. Kebanyakan anggota KB adalah batu-batu berlapis es kecil, namun beberapa di antaranya, bisa sebesar atau lebih besar dari Pluto, seperti Sedna.
Sebelumnya, Sedna dinyatakan sebagai Plutino, atau objek-objek angkasa yang orbitnya terkait dengan jalur Pluto saat mengelilingi Matahari. Sekelompok astronom bahkan masih menganggap Pluto sendiri bukan sebua


h planet tapi hanya salah satu benda langit besar di tepian tata surya. Sedang Sedna sebagai objek angkasa yang baru ditemukan memiliki fisik yang terlalu kecil untuk disebut planet, tapi cukup besar bila digolongkan sebagai asteroid.
Namun, keputusan apakah Sedna benar-benar sebuah planet atau hanya batu angkasa saja masih belum final. Ada beberapa pertimbangan memang. Satu yang mengkuatkan adalah Sedna memiliki orbit normal ke Matahari. Nah, untuk menentukan apakah orbit Sedna benar-benar stabil, sejumlah astronom akan meneliti kembali. Hasilnya nanti akan bisa dipakai untuk menentukan apakah benda langit itu bisa digolongkan sebagai planet.

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar: