Senin, Januari 04, 2010

Asteroid Nyaris Menabrak Bumi
 
ARIZONA - Bumi hampir saja ditabrak oleh asteroid pada Jumat (6/11). Jarak lintasannya cukup dekat dengan planet yang kita huni, 13.920 kilometer, lebih dekat daripada orbit bulan. Kecepatan planet minor tersebut mencapai 7,17 kilometer per detik. Andaikata asteroid berukuran besar menabrak bumi, gambaran mengerikan kehancuran bumi seperti di film Armageddon bisa terjadi.

Keberadaan objek yang diberi nama 2009 VA itu baru diketahui ahli astronomi Catalina Sky Survey dari University of Arizona 15 jam sebelum mendekat ke permukaan bumi.

Para astronom meyakinkan bahwa 2009 VA tak menabrak bumi. Hasil komputasi orbit yang dilakukan Near-Earth Object Program Office dari Jet propulsion Laboratory menunjukkan kalau benda angkasa yang juga disebut dengan planet minor itu tidak menabrak Bumi.

Ditegaskan, seandainya 2009 VA itu hanya berjarak 9.000 mil (14.400 kilometer) dari bumi sekalipun, itu tak akan menghancurkan bumi. Sebab asteroid yang satu itu hanya memiliki diameter sekitar 7 meter. Sebagian besar bagiannya bakal habis terbakar ketika memasuki atmosfer bumi. Dan, peristiwa itu hanya akan menyebabkan percikan bola-bola api di langit dan tak memiliki dampak berbahaya terhadap bumi.

Daily Mail melaporkan asteroid itu diidentifikasi oleh Pusat Planet Minor di Cambridge, Massachusetts, sebagai objek terdekat dengan bumi. Orbitnya 30 kali lebih dekat daripada bulan dengan jarak 400.000 kilometer. 2009 VA merupakan objek asing ketiga terdekat yang sempat mendekat ke bumi.

Sebelumnya, ada dua asteroid lain berukuran lebih kecil yang juga melintas di dekat bumi. Pertama adalah TS26 yang berdiameter 1 meter. Melintas ke permukaan bumi dengan jarak 6.150 kilometer pada 9 Oktober 2008. Asteroid kedua bernama FU162 dengan ukuran 7 meter dan melewati bumi pada jarak 6535 km pada 31 Maret 2004.

Objek asing pertama terdekat yang pernah meluncur pada jarak 6.535 kilometer dari bumi pada 31 Maret 2004. Sedangkan objek kedua berjarak 6.150 kilometer pada 9 Oktober 2008.

Seharusnya 2009 VA bisa dideteksi lebih cepat. Sebab NASA memiliki proyek Objek terdekat Bumi (NEO) yang bertugas mendeteksi dan melacak setidaknya 90 persen dari 1.000 asteroid dan komet yang hendak mendekati bumi. Serta mendeteksi keberadaan objek asing berdiameter lebih besar dari 0,96 kilometer hingga 2020. Secara umum, ojek seukuran 2009 VA akan melintas Bumi pada jarak terdekat sekitar dua kali setahun dan menghantam Bumi setiap lima tahun.

Oleh sebab itu Bumi harus bersiap-siap untuk kedatangan asteroid lain yang ukurannya lebih besar dari meteorit itu. NASA memperkirakan masih ada dua asteroid lain yang akan mendekat ke bumi. Asteroid pertama adalah 2009 UK20. Berukuran 14 hingga 32 meter dan akan datang dari jarak 2,5 juta kilometer.

Yang kedua bernama 2009 VX dengan diameter 16 hingga 35 meter. Jaraknya sekitar 1 juta kilometer dari bumi. Keduanya diprediksi mendekat hari ini.

Secara umum, asteroid batuan tidak akan mengakibatkan kerusakan di permukaan bumi kecuali diameternya mencapai ukuran sekitar 25 meter atau lebih. Pada 1908, pernah ada asteroid yang mencapai permukaan bumi. Ketika itu jatuh di Tunguska, Siberia. Asteroid bergaris tengah 30 meter tersebut mengakibatkan kebakaran ribuan hektare hutan.

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar: