Minggu, Januari 10, 2010


Terminal Kertonegoro dan Masjid Agung Baiturrahman Ngawi telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo SH. M.hum (26/10/09). Kedua proyek prestisius yang menghabiskan dana sekitar 55 M dana APBD itupun telah resmi menjadi miniatur pembangunan Kabupaten Ngawi dalam kurun waktu dua tahun ini dan ikon kebanggaan untuk masa datang. Prosesi peresmian yang dipusatkan di Terminal Kertonegoro ini juga menjadi penanda bagi geliat dunia usaha terutama yang terletak di sekitar area terminal. ”Harapan saya adalah, terminal yang megah ini juga mampu menggerakkan sektor usaha yang ada disekitarnya, tidak hanya menjadi tempat persinggahan sementara ”,Ujar Gubernur di sela-sela meninjau lokasi. “ Hal ini karena letak terminal yang strategis dan berbatasan langsung dengan Jateng” tegas beliau. Terminal Kertonegoro dibangun dengan biaya dari APBD Kabupaten Ngawi mulai Tahun 2007, 2008 sampai dengan 2009 Senilai Rp.42.540.736.000, (Empat Puluh Dua Milyard Lima Ratus Empat Puluh Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) dengan luas bangunan sekitar 5 Ha dan memiliki berbagai fasilitas yang memadai sesuai standar yang ditetapkan untuk sebuah terminal penumpang tipe A. Bupati Ngawi dr. H Harsono menambahkan, bahwa untuk mendukung secara penuh jalannya dunia usaha, selain terminal, Pemkab Ngawi saat ini juga sedang menyiapkan sarana jalan berupa ring road yang ide pengerjaannya telah dimulai sejak tahun 2001 dan diharapkan Desember 2009 ini akan berakhir . Selanjutnya, disekitar Ring Road akan dilakukan penataan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang di tempatkan pada tiga titik sepanjang jalur Ring Road sebagai relokasi bagi PKL (Pedagang Kaki Lima) yang ada di sekitar terminal lama. Keberadaan Ring road nantinya akan memperlancar arus lalulintas dan perekonomian, serta wajah kota Ngawi. Maka supaya lebih baik dan prediksi kedepan Kabupaten Ngawi ini semakin berkembang, apalagi dengan akan dibangunnya jalan Tol Solo Kertosono maka perlu dibangun sebuah terminal yang lebih representatif sesuai perkembangan kota dan Rencana Tata Ruang yang telah ada. “Karena nantinya terminal ini akan menjadi sentral tempat pamer produk produk unggulan Ngawi”, ujar Bupati. Sedangkan untuk Untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan meningkatkan kenyamanan beribadah, Pemkab Ngawi telah membangun masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Ngawi, dengan nilai Rp.12.160.233.000. (Dua Belas Milyar Seratus Enam Puluh Juta Dua Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Rupiah) yang berdiri diatas lahan seluas 2.735 M2 dengan bangunan dua lantai yang berdiri ditengah kota Ngawi. Selanjutnya Gubernur dan rombongan bersama sama melaksanakan sholat dhuhur di masjid agung Baiturrahman sekaligus menandai penggunaannya.

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar: