Rabu, Januari 06, 2010

Perlawanan Gravitasi Berenergi Tinggi

Awal bulan ini, sejumlah besar media elektronik dan media massa Amerika memberitakan perkembangan terbaru tentang kecepatan gravitasi. Mereka menyatakan bahwa pengamatan fisikawan Sergei Kopeikin terhadap bintang Jupiter menunjukkan, bahwa kecepatan gravitasi melalui ruang angkasa dan kecepatan cahaya sama. Untuk pertama kalinya penemuan ini membuktikan kebenaran prediksi Albert Einstein seabad yang lalu.
Namun, kenyataannya belum tentu demikian adanya. Pada majalah Technology edisi tanggal 17 Juni lalu, Robert Irion menunjukkan sebagian fisikawan menganggap sesungguhnya penelitian Kopeikin adalah memprediksi kecepatan cahaya, bukan kecepatan gravitasi. Berlawanan dengan berita media, kalangan ilmuwan Amerika bersikap hati-hati terhadap kesimpulan Kopeikin.
Dapat dimengerti, laporan media elektronik maupun media massa untuk dapat menulis perkembangan iptek terbaru dengan sempurna sangat sulit. Padahal majalah teknologi edisi pertama tahun ini telah memberitakan temuan penting yang menggemparkan.
Melalui kontak terhadap usia, jarak, dan red-ship alam semesta, penelitian dan pengamatan tersendiri terhadap bentuk luar alam semesta mempertimbangkan ketiga unsur tadi, astronom Amerika Krauss dan Chaboyer berkesimpulan: Planet kosmik ada keterbatasannya, ditentukan oleh perlawanan gravitasi berenergi tinggi yang misterius. Dan tidak seperti yang dikemukakan Hubble: Kosmos terjadi akibat big bang (ledakan dahsyat) dan dilanjutkan dengan pengembangan.
gravitasi

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar: