Sabtu, Maret 27, 2010

Islam Adalah Agama Samawi Pertama Yang Membebaskan Ilmu Pengetahuan Dan Ilmu Medis Dari Kekuasaan Agamawan.
Islam melarang mengobati pasien dengan pendekatan agama (religious approach) dan doa semata. Islam merupakan agama pertama yang mengakui otoritas ilmu pengetahuan, ilmu medis dan ilmu obat-obatan
kitab “Tarikhut Thibb” (sejarah kedokteran) menjelaskan bahwa pada masa kefakuman pemerintah teokrasi di Eropa, pengobatan sepenuhnya berada di tangan tokoh-tokoh agama. Dan tak seorang pun selain mereka yang diberi wewenang untuk melakukan pengobatan kepada pasien, bahkan pernah gereja memerintahkan untuk membakar hidup-hidup para tabib (dokter) dan sarjana atau menyiksa mereka di ujung tombak hingga mati.
Maka Islam pun datang dengan persepektif baru, yaitu :
1. Menurut Islam, sakit merupakan qadla dan qadar Allah yang diturunkan kepada mukmin dan juga kepada kafir, tetapi seorang mukmin wajib bersabar terhadap cobaan yang menimpanya, sedang bersabar (dari cobaan itu) akan diberi pahala dan mendapatkan kebaikan di sisi Allah.
2. Islam tidak mengakui bahwa iman dan doa semata mempunyai pengaruh secara langsung dan mendasar, tetapi juga mengakhiri pengaruh keduanya dalam proses terapi.
3. Islam tidak mengakui proses pengobatan dari tokok-tokoh agama, tetapi dari pihak rasul sendiri mampu mengobati penyakit.
4. Islam mendorong agar menghormati ilmu medis, sains dan dokter serta mencari pertolongan dari mereka, juga menghormati penemuan obat-obatan dan perkembangan ilmu kedokteran.
5. Upaya menjaga kesehatan dan meminta pertolongan dokter tidaklah berarti menghindari qadla dan qadar Tuhan, bahkan pengobatan dengan cara apapun merupakan qadla dan qadar Allah.
Ketika rasullah SAW tiba di Madinah dan menegakkan kedaulatan di sana, banyak orang-orang yang datang kepada beliau untuk disembuhkan dengan safaah dan doa. Tetapi mereka terkejut ketika belau bersabda.
Panggillah mereka (dokter) untuknya”. Mereka berkata dengan heran; “Engkau berkata begitu wahai Rasullah?” beliau menjawab; “Ya ambilah pengobatan dari hamba Allah. “Sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit melainkan juga menurunkan obat untuknya, kecuali satu”. Mereka bertanya: Apa itu? Jawab beliau. “Penyakit tua”
Suatu ketika sekelompok sahabat bertanya kepada rasulullah SAW ;
Wahai Rasulullah, apahah obat-obatan yang senantiasa kami pakai, dan perawatan yang selalu kami lakukan bukan ketentuan Allah? Jawab beliau; “Bahkan semua itu dari ketentuan Alloh”.
Jadi peran Islam dalam membebaskan ilmu kedokteran dan medis dari otoritas tokoh-tokoh agama, bahkan membebaskan belenggu taklid, khurafah dan pemikiran-pemikiran sesat yang menghalangi dan mematikan kreativitas ilmiah. Islam adalah agama pertama yang mengangkat para dokter pada posisi terhormat dan mapan.
Islam Adalah Agama Pertama Yang Memikirkan Kesejahteraan Dokter Dan Praktek Kedokteran.

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar:

Bookmark and Share