Senin, April 04, 2011

 
Nama : Nu’man bin tsabit alkufi (tempat kelahiran) al-farisi (keturunan).
Lahir : Tahun 80 Hijriayyah
Wafat : Wafat di Baghdad pada tahun 159 Hijriyah.
Guru-gurunya:
1. Hammad bin abu sulaiman.
2. Zainal abidin.
3. Ja’far ash-Shodiq.
4. Abu Muhammad an-Nafs azakiyyah (Abdulloh bin hasan). Dan lain-lain
Imam Abu hanifah adalah pemimpin ahli ro’yu.
Madrosah kufah dikenal dengan ro’yu-nya. Ia mencapai puncak kemasyurannya dalam masalah ro’yu dan qiyas di masa Abu hanifah hingga ia dianggap sebagai pembawa panji ro’yu dan qiyas. Ia juga memperbanyak fiqih taqdiri (asumtif atau pengiraan). Imam Abu hanifah dikenal dengan imamul qiyasain dan pemimpin fiqih taqdiri.
Imam Abu hanifah dan hadits.
Imam Abu hanifah lebih dikenal dengan imam ahli ro’yu dan fiqih taqdiri sehingga seakan-akan ia tidak memperhatikan hadits. Padahal beliau juga sangat memperhatikan hadits Rosululloh sholallohu alaihi wassalam. Banyak hadits dan atsar yang diriwayatkan darinya. Jika dibandingkan dengan imam-imam lain, memang Abu hanifah adalah imam yang paling sedikit meriwayatkan hadits, dikarenakan ia menetapkan syarat yang sangat ketat untuk menilai keshohihan suatu hadits karena menimbang banyaknya pemalsuan hadits di iraq.
Metode pengajaran Abu hanifah.
1. Berdiskusi seputar masalah-masalah fiqih dengan muridnya.
2. Madzhab Imam Abu hanifah bersifat kolektif yang bersandar pada prinsip syuro.
3.Mendidik murid-muridnya untuk menganalisa dan mengkaji sehingga kemampuan ijtihad muridnya tumbuh semenjak mereka masih berada dalam tahap belajar.
Ushul (dasar-dasar) madzhab Abu hanifah.
1. Merujuk pada al-Qur’an.
2. Berpegang teguh pada sunnah Rosululloh sholallohu alaihi wassalam.
3. Ijma’.
4. Jika tidak ada dalam al-Qur’an dan as-Sunnah maka ia berpegang pada Ucapan shohabat.
5. Ijtihad (mencakup qiyas dan istihsan).
Murid-murid Imam abu hanifah.
Murid-murid Abu hanifah sangat banyak sekali. Tetapi yang termasyhur adalah:
1. Abu Yusuf.
2. Muhammad bin Hasan asy-syaibani.
3. Zufar bin hudzail.
4. Hasan bin zayyad al-Lu’lu’i.
Kodifikasi fiqih madzhab hanafi.
Imam Abu hanifah tidak membukukan fiqihnya. Murid-murid beliaulah yang meriwayatkan pendapat-pendapat Abu hanifah, seperti Abu yusuf dan Muhammad bin hasan. Diantara karya Abu yusuf adalah al-Kharaj, Ikhtilaf Abu hanifah dengan Muhammad bin ‘Abdurrahman dan juga al-Washaya dan lainnya. Sedangkan karya Imam Muhammad bin hasan asy-syaibani ialah al-Mabsuth, az-Ziyadat, aljami al-Kabir, aljami ash-Shogir, al-Atsar dan lainnya. Ulama-ulama madzhab hanafi setelah mereka menekuni fiqih madzhab hanafi dengan cara men-syarh, mengomentari atau meringkas buku-buku ulama pertama mereka.
Wilayah tersebarnya madzhab hanafi.
Madzhab hanafi menyebar di iraq, Pakistan, kawasan-kawasan islam di rusia, cina dan mesir.

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JSIiysNe

Artikel yang Berhubungan



Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/02/cara-membuat-widget-artikel-yang.html#ixzz1JNBpubYr

0 komentar: