Tampilkan postingan dengan label Ilmu Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Teknik. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 15, 2010

 ilmu elektro


DASAR-DASAR ELRKTRONIKA

P E N D A H U L U A N
Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemui suatu alat yang mengadopsi elektronika sebagai basis teknologinya contoh ; Dirumah, kita sering melihat televisi, mendengarkan lagu melalui tape atau CD, mendengarkan radio, berkomunikasi dengan telephone. Dikantor kita menggunakan komputer, mencetak dengan printer, mengirim pesan dengan faximile, berkomunikasi dengan telephone. Dipabrik kita memakai alat deteksi, mengoperasikan robot perakit, dan sebagainya. Bahkan dijalan raya kita bisa melihat lampu lalu-lintas, lampu penerangan jalan yang secara otomatis hidup bila malam tiba, atau papan reklame yang terlihat indah berkelap-kelip dan masih banyak contoh yang lainnya. Dari semua uraian diatas kita dapat membuktikan bahwa pada zaman sekarang ini kita tidak akan lepas dari perangkat yang menggunakan elektronika sebagai dasar teknologinya.
Revolusi besar-besaran terhadap elektronika terjadi sekitar tahun 1960-an, dimana saat itu mulai ditemukan suatu alat elektronika yang dinamakan Transisor, sehingga dimungkinkan untuk membuat suatu alat dengan ukuran yang kecil dimana sebelumnya alat-alat tersebut masih menggunakan tabung-tabung facum yang ukurannya besar serta mengkonsumsi listrik yang besar. Hanya dalam kurun waktu 10 tahun sejak ditemukan nya transistor, ditemukan sebuah rangkaian terintegrasi yang dikenal dengan IC ( Integrated Circuit ) merupakan sebuah rangkaian terpadu yang berisi puluhan bahkan jutaan transistor di dalamnya. Sehingga kita bisa melihat sebuah perangkat elektronika semakin kecil bentuknya tetapi semakin banyak fungsinya sebagai contoh telephone genggam ( Handphone ) yang anda pakai saat ini dengan telephone genggam yang anda pakai beberapa tahun yang lalu. Yah semua itu berkat revolusi Silikon sebagai bahan dasar pembuatan Transistor dan IC atau CHIP.
Baiklah, sampai disini saja gembar-gembor kita mengenai perkembangan elektronika. Tentunya anda sudah tidak sabar lagi ingin segera mempelajari teknologi elektronika, tapi bagi anda yang masih ingin mengetahui sejarah perkembangan elektronika anda bisa mencarinya dari berbagi sumber lain.
I.   KOMPONEN ELEKTRONIKA - RESISTOR
Resistor adalah komponen elektronika yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian elektronika karena dia berfungsi sebagai pengatur arus listrik. Dengan resistor listrik dapat didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. Tentunya anda bertanya-tanya, apa itu resistor ?, seperti apa bentuknya ?, bagaimana cara kerjanya ?, oops..., nanti dulu saya baru akan menjelaskannya.
Browser Anda tidak support Flash 7
Ilustrasi Arus Air untuk mengetahui cara kerja Resistor

Setelah anda perhatikan animasi tadi, tentunya anda sudah mempunyai gambaran tentang bagaimana prinsip kerja dari sebuah resistor. Yah anda anggap saja arus air yang ada di animasi itu sebagai arus listrik, sedangkan bendungan sebagai resistornya. Jadi bila bendungan 1 kita anggap sebagai resistor 1 dan bendungan 2 sebagai resistor 2, maka besarnya arus tergantung dari besar kecilnya pintu bendungan yang kita buka. Semakin besar kita membuka pintu bendungan semakin besar juga arus yang melewati bendungan tersebut bila ingin lebih besar lagi arusnya, yah tidak usah dipasang bendungannya atau dibiarkan saja, jadi bila kita menginginkan arus yang besar maka kita pasang resistor yang nilai resistansi ( tahanan ) nya kecil, mendekati nol atau sama dengan nol atau tidak dipasang sama sekali dengan demikian arus tidak lagi dibatasi. Nah seperti itulah kira-kira fungsi Resistor dalam sebuah rangkaian elektronika.
Suatu fungsi dalam dunia teknik tentunya mempunyai satuan atau besaran, misalnya untuk berat kita tahu bahwa pada umumnya satuannya adalah "gram", satuan jarak pada umumnya orang memakai satuan " meter ". Nah untuk resistor satuannya adalah OHM, jadi mulai sekarang kita biasakan untuk menyebut besarnya nilai suatu resistor atau tahanan kita gunakan satuan OHM, yang sebenarnya berasal dari kata OMEGA. Maka tidaklah heran bila lambang dari OHM berbentuk seperti tapal kuda orang yunani menyebutnya omega entah kenapa demikian saya juga kurang paham karena saya bukan ahli sejarah he he he . Ok, jadi bila nanti anda melihat rangkaian elektronika lalu disitu tertulis misalnya 470 maka itu adalah sebuah resistor dengan nilai 470 OHM.., paham..!!.
Didalam rangkaian elektronika resistor dilambangkan dengan angka " R " , sedangkan icon nya seperti ini : . Ada beberapa jenis resistor yang ada dipasaran antara lain : Resistor Carbon, Wirewound, dan Metal Film. Ada juga Resistor yang dapat diubah-ubah nilai resistansinya antara lain : Potensiometer dan Trimpot. Selain itu ada juga Resistor yang nilai resistansinya berubah bila terkena cahaya namanya LDR ( Light Dependent Resistor ) dan Resistor yang yang nilai resistansinya berubah tergantung dari suhu disekitarnya namanya NTC ( Negative Thermal Resistance ) agar lebih jelas coba anda perhatikan gambar 1-a, dan animasi berikut ini :



Berbagai Jenis type dan bentuk Resistor
Berbagai Jenis type dan bentuk Resistor

Potensiometer L D R N T C Trimpot
Lambang-lambang dari beberapa Jenis Resistor
Hmmm..., bagaimana friend !. Saya rasa sampai disini anda sudah memahami prinsip kerja dari resisor. Sekarang mari kita lanjutkan dengan materi yang lain.
Untuk resistor jenis carbon maupun metalfilm biasanya digunakan kode-kode warna sebagai petunjuk besarnya nilai resistansi ( tahanan ) dari resistor. Kode-kode warna itu melambangkan angka ke-1, angka ke-2, angka perkalian dengan 10 ( multiflier ), nilai toleransi kesalahan, dan nilai qualitas dari resistor. Kode warna itu antara lain Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-abu, Putih, Emas dan Perak. ( lihat gambar 1-b dan tabel 1 ). Warna hitam untuk angka 0, coklat untuk angka 1, merah untuk angka 2, orange untuk angka 3, kuning untuk angka 4, hijau untuk angka 5, biru untuk angka 6, ungu untuk angka 7, abu-abu untuk angka 8, dan putih untuk angka 9. Sedangkan warna emas dan perak biasanya untuk menunjukan nilai toleransi yaitu emas nilai toleransinya 10 %, sedangkan perak nilai toleransinya 5 %.
Wah banyak sekali sulit untuk menghafalnya..!, hmmm.., kalau anda merasa kesulitan menghafal kode warna dari resistor beserta nilainya, coba perhatikan teks yang saya beri huruf tebal diatas. Kalau disatukan akan menjadi sebuah kata yang mungkin mudah bagi anda untuk menhafalnya ( Hi Co Me O Ku Hi B U A P == 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ). Ok sekali lagi coba anda lihat gambar 1-b dan tabel 1
KODE WARNAAPPLET WARNANILAITOLERANSI
Hitam 0-----
Coklat 1-----
Merah 2-----
Orange 3-----
Kuning 4-----
Hijau 5-----
Biru 6-----
Ungu 7-----
Abu-abu 8-----
Putih 9-----
Emas 0,110 %
Perak 0,011 %
Nah sekarang mari kita mencoba membaca nilai suatu resistor. Misalkan anda melihat sebuah resistor dengan kode warna sebagai berikut : Coklat, merah, merah, dan emas. Berapa nilai resistansi dari resistor tersebut..?. ( Perlu diingat..! : Untuk membaca angka pertama dari kode warna resistor anda harus melihat warna yang paling dekat dengan ujung sebuah resistor dan biasanya untuk angka ke-1,2 dan 3 saling berdekatan sedangkan untuk kode warna dari toleransi agak jauh dari warna-warna yang lain, sekali lagi lihat gambar 1-b dan tabel 1
Untuk membaca kode warna resistor seperti yang dipermasalahkan diatas, kita mulai menerjemahkan satu persatu kode tersebut. Warna pertama Coklat, berarti angka 1, warna kedua warna merah, berarti angka 2, warna ketiga warna merah berarti multiflier, perkalian dengan 10 pangkat 2. kalau diterjemahkan 12 X 10 2 = 12 X 100 = 1200. Berarti 1200 Ohm. dengan nilai toleransi sebesar 10 %. Akurasi dari resistor tersebut berarti 1200 X ( 10 : 100 ) = 1200 X ( 1 : 10 ) = 120. ( he he he, itulah ilmu exacta selalu berhubungan dengan matematika yupsss, padahal saya juga pusing nih ngitung-ngitung yang ginian, ha ha ha.. selingan aja ) jadi nilai sebenarnya dari resistor tersebut adalah maximum 1200 + 120 = 1320 Ohm, sedangkan nilai minimum nya adalah 1200 - 120 = 1080 Ohm. Kenapa demikian ...?. Karena karakteristik dari bahan baku resistor tidak sama, walaupun pabrik sudah mengusahakan agar dapat menjadi standart tetapi apa daya prosesnya menjadi tidak standart. Untuk itulah pabrik menyantumkan nilai toleransi dari sebuah resistor agar para designer dapat memperkirakan seberapa besar faktor x yang harus mereka fikirkan agar menghasilkan yang mereka kehendaki.
Sekarang coba saya kasih soal lalu anda cari nilai nya sendiri, ( buat PR . he he he..., kayak anak SD aja ). Soalnya begini : Didalam sebuah rangkaian saya melihat sebuah resistor jenis carbon dengan warna-warna sebagai berikut ; Merah, Kuning, Hijau dan Perak. Berapa nilai minimum dari resistor tersebut ?.
Di dalam praktek para designer sering kali membutuhkan sebuah resistor dengan nilai tertentu. Akan tetapi nilai resistor tersebut tidak ada di toko penjual, bahkan pabrik sendiri tidak memproduksinya. Lalu bagaimana solusinya..?. Nah...!, seperti yang pernah saya singgung diatas bahwa ilmu exacta selalu berhubungan dengan matematika, maka untuk mendapatkan suatu nilai resistor dengan resistansi yang unik dapat dilakukan dua cara ; Pertama cara SERIAL, dan yang kedua cara PARALEL. ( Wah.., nambah pusing lagi nih..! ). Dengan cara demikian maka masalah designer diatas dapat terpecahkan. Bagaimana cara Serial dan bagaimana pula cara Paralel, untuk lebih jelasnya coba anda perhatikan gambar 1-d.


Cara memasang Resistor cara Serial dan Paralel

Dengan Cara tersebut suatu nilai resistor dapat menjadi unik. Lalu bagaimana menghitungnya ?, Ehmm. mudah saja, untuk cara serial anda tinggal menambahkan saja nilai resistor 1 dan nilai resistor 2. ( R1 + R2 ) . Sedangkan untuk cara paralel anda dituntut untuk mengerti ALJABAR ( wah-wah lagi-lagi matematika ) tapi mudah kok. Kalau ingin mahir Matematika buka saja topik yang membahas khusus tentang matematika di situs ini juga. Ok kembali ke permasalahan. Untuk cara paralel ditentukan rumus sebagai berikut : misalkan kita memparalel dua buah resistor, resistor pertama diberi nama R1 dan resistor kedua diberi nama R2, maka rumusnya adalah : 1/R= ( 1/R1 ) + ( 1/R2 )
Contoh : Kita mempunyai dua buah resistor dengan nilai berikut R1=1000 Ohm , R2=2000 Ohm, bila kita menggunakan cara serial maka didapat hasil R1+R2 1000+2000 = 3000 Ohm, sedangkan bila kita menggunakan cara Paralel maka didapat hasil :
       1 / R = 1 / R1 + 1 / R2
       1 / R = (1/1000) + (1/2000)
       1 / R = (2000 + 1000) / (1000 X 2000) 
       1 / R = (3000) / (2000000)
       1 / R = 3 / 2000
          3R = 2000
           R = 2000 / 3
           R = 666,7 Ohm -----> Resistor Hasil Paralel.
silahkan buktikan sendiri dengan persamaan aljabar dalam matematika.

Baca Selengkapnya......

Selasa, Januari 12, 2010

Desain Arsitek Harus Kreatif


Arsitek dituntut lebih kreatif di dalam memainkan desain arsitektur maupun struktur konstruksi yang lebih murah, tetapi tepat guna. Termasuk, ikut menyelaraskan diri dengan pendekatan desain arsitektur hijau. Sektor industri kreatif yang satu ini termasuk yang bakal signifikan terkena dampak krisis finansial global.Demikian imbauan yang disampaikan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Jawa Barat Pon S. Purajatnika, Rabu (7/1) menyikapi kondisi krisis finansial global yang tengah melanda. Di tengah kondisi berat macam ini, ia menyarankan, arsitek mulai mengubah paradigmanya dalam berkreasi. Kata kuncinya yaitu kembali ke alam dan lingkungan.
“Green architecture (arsitektur hijau), green environments, entah terkait dengan isu pemanasan global maupun persoalan krisis, akan berkembang,” tuturnya. Kreativitas ini misalnya bisa diarahkan dalam pemilihan metoda maupun bahan bangunan alternatif yang sarat muatan lokal dan murah. Ia mencontohkan bahan campuran jerami yang bisa menggantikan fungsi batu dan bambu sebagai bahan konstruksi.
Penelitian bahan-bahan alternatif ini telah dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Konstruksi. “Selama ini, di Jabar, bambu ini kan melimpah. Tetapi, masih terkesampingkan. Hanya digunakan di bangunan-bangunan tradisional atau terbatas pada restoran,” ujarnya. Padahal, berdasarkan pengamatannya, bahan dari bambu ini cukup kuat untuk menjadi penunjang bangunan berlantai empat sekalipun.
Tahun 2009 ini, IAI Jabar akan intensif melakukan studi, telaah, dan seminar bahan-bahan alternatif ini. Termasuk, sayembara di antara para arsitek untuk mendorong inovasi dan kreativitas.
Namun, satu hal yang tidak kalah penting adalah faktor etika dan integritas. Kerusakan kota yang terjadi, ucapnya, tidak terlepas dari peran desain arsitek. Hal ini terlihat dalam serangkaian kasus misalnya Babakan Siliwangi, Hotel Punclut, dan hotel di Lembang. Kasus terakhir adalah pembangunan Pusat Informasi Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
Dalam risetnya, Sugeng Triyadi S., dosen arsitektur Institut Teknologi Bandung, mengungkapkan, nilai-nilai kearifan lokal yang tertuang di dalam bangunan tradisional sunda sebetulnya memiliki berbagai kelebihan dibandingkan arsitektur modern saat ini. Meskipun teknik dan prosesnya sangat sederhana, bangunan ini memiliki operasionalisasi yang lebih hemat. Hal yang kini tengah dicari. Ini muncul akibat sistemiknya sistem struktur, utilitas (fungsi), dan interior-nya. Beberapa bangunan bahkan tahan gempa
Kompas.com

Baca Selengkapnya......

Senin, Januari 11, 2010


Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan ,para ahli teknlogi mulai mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip ilmiah melalui penelitian ,dan berupaya menghasilkan produk secara efektif dan efisien .bioteknologi tidak hanya di manfaatkan dalam industri makanan ,tetapi telah mencakup berbagai bidang seperti rekayasa genetika ,penanganan polusi ,penciptaan sumber energi dan lainnya .dengan adanya penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ,maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa yang akan datang .berikut beberapa penerapan bioteknologi yang akan di bahas :
1 .REKAYASA GENETIKA
Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan mahluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan .rekayasa genetika disebut juga pencakokan gen atau rekombinasi DNA .
Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat mahluk hidup .hal itu karena DNA dari setiap mahluk hidup mempunyai struktur yang sama ,sehingga dapat direkomendasikan .selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifat mahluk hidup secara turun temurun . untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan dengan beberapa cara ,misalnya melalui transplantasi inti,fusi sel ,teknologi plasmid ,dan rekomendasi DNA .berikut penjelasannya :
A.TRANSPLANTASI INTI
Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat yang sesuai dengan inti yang di terimanya . sebagai contoh ,tansplantasi inti pernah di lakukan pada sel katak .inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel usus katak yang bersifat diploid,inti sel tersebut di masukan ke dalam ovum tanpa inti sehingga terbentuk terbentuk ovum dengan inti diploid .setelah diberi inti baru ,ovum membelah secara mitosis berkali – kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula . blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan d iambi intinya .kemudian inti-inti tersebut dimasukan ke dalam ovum tanpa inti .pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah yang banyak .dan masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama .
B. FUNGSI SEL
Fusi sel adalah peleburan 2 sel baik dari spesies yang sama maupun berbea agar terbentuk sel bastar atau hibridoma .fusi sel di awali oleh pelebaran membrane dua sel lalu diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburn inti sel (kariogami) .
Manfaat fusi sel antara lain untuk pemetaan kromosom,lalu membuat antibody monoclonal dan membentuk spesies baru .dan di dalam fusi sel diperlukan adanya:
1.sel sumber gen(sumber sifat ideal)
2.sel wadah ( sel yang mampu membelah cepat)
3.fusigen(zat-zat yang mempercepat fusi sel)
C.TEKNOLOGI PLASMID
Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya .sifat-sifat plasmid antara lain :
1 . merupakan molekul DNA yang mengandung DNA tertentu.
2 . dapat beraplikasi diri.
3 .dapat berpindah ke sel bakteri lain .
4.sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan pasmid induk .
Karena sifat-sifat tersebut plasmid digunakan sebagai vector atau pemindah gen ke dalam sel target .
D. REKOMBINASI DNA
Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA –DNA dari sumber yang berbeda . tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya . oleh karena itu ,rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen .
Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena mempunyai alasan sebagai berikut .
1 .struktur DNA setiap mahluk hidup sama.
2 . DNA dapat di sambungkan.
B . BIOTEKNOLOGI BIDANG KEDOKTERAN
Bioteknologi mempunyai peranan penting  dalam bidang kedokteran,misalnya pembuatanantibodi monoklonal,vaksin,antibiotika,dan hormon .dan berikut penjelasannya :
1.PEMBUATAN ANTIBODI MONOKLONAL
Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal .manfaat antibody monoclonal antara lain :
a).untuk mendeteksi kandungan hormon kronik gonadotropin dalam urine wanita hamil .
b). mengikat racun dan menonaktifkannya.
c). mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain .
2.PENBUATAN VAKSIN
Vaksin digunakan untuk mencegah serangan tubuh yang berasal dari mikro organisme .vaksin di dapat dari virus dan bakteri yang telah di lemahkan atau racun yang di ambil dari mikroorganisme tesebut .
3).PEMBUATAN ANTIBIOTIKA
Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organism tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya . antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu .
4).PEMBUATAN HORMON
Dengan rekayasa DNA ,telah digunakan mikroorganisme untukmmemproduksi hormone .hormon-hormon yang telah diproduksi misalnya insulin ,hormone pertumbuhan ,kortison,dan tertosteron .

Sumber :
Panduan belajar ipa terpadu ,l

Baca Selengkapnya......

 BIOTEKNOLOGI

Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.
Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain.
Ciri utama bioteknologi:
1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan
2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri
3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian


Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia
Perkembangan bioteknologi :
1.
Era bioteknologi generasi pertama ƞ bioteknologi sederhana.
Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan.

Contoh:
pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain.


2.
Era bioteknologi generasi kedua.
Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.

Contoh:
a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat
b. pengolahan air limbah
c. pembuatan kompos


3.
Era bioteknologi generasi ketiga.
Proses dalam kondisi steril.

Contoh:
produksi antibiotik dan hormon


4.
Era bioteknologi generasi baru ƞ bioteknologi baru.

Contoh:
produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal

Baca Selengkapnya......
Bookmark and Share