Tampilkan postingan dengan label ilmu bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu bahari. Tampilkan semua postingan

Senin, April 12, 2010

Peranan perubahan stadia sejarah hidup makroalga laut:


Banyak organisme berada dalam berbagai perbedaan lingkungan secara temporer mengembangkan karakter sejarah hidup (life-hystory) yang memungkinkan populainya untuk tetap hidup selama kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Sebagai contoh banyak tanaman darat, serangga, invertebrata laut bergantung pada stadia istirahat yang pada saat menyebarkan propagulnya.. Meskipun hal itu banyak teramati di antara berbagai taxa, didapatkan hanya sebagian kecil pada makroalga laut, paling tidak hal ini disebabkan oleh metodologi dalam penelitian tentangnya. Penulis menunjukkan bahwa stadia hidup tahunan makroalga Desmarestia ligulata melakukan istirahat pada musim dingin selama periode ketika thallus makroskopisnya tidak ada. Hal ini memungkinkan spesies ini untuk tetap hidup pada kondisi lingkungan yang kurang bersahabat secara temporal. Pengujian stadia pertumbuhan secara mikroskopis di lapangan dengan mikroskop fluorescence menunjukkan bahwa stadia-stadia itu sebagai gametopita. Percobaan dengan men-tagging holdfast menunjukkan bahwa rekrutmen stadia mikroskopis tidak ditingkatkan oleh pertumbuhan kembali thallus-thallus awal sebagaimana yang diamati pada makroalga yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa istirahat musim dingin gametofita adalah satu-satunya sumber rekrutmen sporofita. Berbalikan dengan stadia istirahat yang sebenarnya, gametofita Desmarestia yang tidak dorman, cenderung melakukan suatu metabolisme yang aktif dan sensitive terhadap perbedaan kecil kulitas lingkungan, dan sangat rentan menjadi rusak secara fisik. Laju fotosintesis gametofita lebih besar dalam kondisi radiasi yang lebih tinggi dan laju pertumbuhan semakin tinggi pada kondisi radiasi dan periode penyinaran yang tinggi. Meskipun sintasan berkurang akibat grazing dari invertebrata dan sedimentasi, gametofita mampu untuk hidup di lapangan selama paling tidak 15 bulan dan oleh karenanya meningkatkan rekrutmen sporofita lebih dari satu tahun setelah setelmen. Penulis meyarankan bahwa gametofita Desmaresia dianggap sebagai stadia perubahan dalam sejarah hidup yang menjaga populasi dalam kondisi lingkungan yang berbeda daripada sebagai sporofita , atau sebagai dorman atau sebagai stadia istirahat.

Baca Selengkapnya......

Jumat, Maret 26, 2010


15 OBJEK KEINDAHAN ALAM INDONESIA
1. Gunung Rinjani, NTB
Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.
2. Pulau Komodo, NTT

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).
3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya
4. Kawah Ijen, Jawa Timur
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.
5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.
6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa
7. Gunung Bromo, Jawa Timur
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
8. Gunung Kelimutu, NTT
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.
9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
10. Danau Toba, Sumatra Utara
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
11. Baluran, Jawa Timur

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
12. Pantai Dreamland, Bali
Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.
13. Danau Gunung Tujuh, Jambi
Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.
14. Green Canyon, Jawa Barat
Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.
15. Danau Sentai, Papua

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.

Baca Selengkapnya......

More About : keindahan alam bahari
15 OBJEK KEINDAHAN ALAM INDONESIA
1. Gunung Rinjani, NTB

Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.
2. Pulau Komodo, NTT

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).
3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya
4. Kawah Ijen, Jawa Timur
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.
5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.
6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa
7. Gunung Bromo, Jawa Timur
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
8. Gunung Kelimutu, NTT
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.
9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
10. Danau Toba, Sumatra Utara
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
11. Baluran, Jawa Timur

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
12. Pantai Dreamland, Bali
Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.
13. Danau Gunung Tujuh, Jambi
Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.
14. Green Canyon, Jawa Barat
Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.
15. Danau Sentai, Papua

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.

Baca Selengkapnya......

Pelabuhan Laut dan Kebaharian Bangsa 


Kebaharian suatu bangsa tercermin dari bagaimana bangsa tersebut menilai pentingnya sebuah pelabuhan laut.
Pada abad ke-16 bangsa-bangsa Eropa merintis kolonisasi di Asia dengan cara menguasai bandar lautnya. Tahun 1511, Portugis merebut Malaka. Tujuannya untuk menguasai jalur pelayaran niaga di Selat Malaka. Belanda mengimbanginya dengan membangun Pelabuhan Kutaradja (Banda Aceh). Tapi kedua bandar ini hilang pamornya setelah Sir Thomas Stamford Raffles membangun Pulau Tumasik, yang sebelumnya tidak berarti apa-apa, menjadi Bandar Singapura pada tahun 1818.
Cornelis de Houtman tiba di Anyer pada tanggal 27 Juni 1596. Pada masa itu, Anyer adalah pelabuhan laut dalam (pelabuhan samudera) yang ramai. Akibat letusan gunung Krakatau di tahun 1883, pelabuhan ini menjadi dangkal, dan terbagi dua menjadi Anyer Utara dan Anyer Selatan. Sejak itu Belanda lebih banyak menggunakan bandar Tandjong Priok (Batavia) dan Tandjong Perak (Soerabaja). Kedua pelabuhan ini bukan pelabuhan laut dalam, melainkan pelabuhan dangkal yang secara reguler dikeruk agar kapal-kapal besar dapat merapat. Pelabuhan laut dalam di Pulau Jawa ada di Cilacap, tapi letak geografis dan peruntukannya dianggap kurang ekonomis.
Rusia menjalankan “politik air panas” untuk menguasai pelabuhan laut yang tidak beku selama musim dingin. Untuk itu Rusia menanggung risiko dikeroyok banyak negara Eropa dalam Perang Krim (1854-56), di mana Rusia gagal merebut Selat Bosporus dan Dardanella dari tangan Turki. Indonesia, tanpa harus berperang sudah memiliki laut yang luas dan kaya, berikut pelabuhan-pelabuhan yang diwarisi dari Belanda. Setelah lebih dari enam dasawarsa merdeka, pelabuhan-pelabuhan peninggalan Belanda ini banyak yang telantar. Jumlahnya jauh lebih besar daripada jumlah pelabuhan baru yang kita bangun setelah NKRI berdiri.
Pelabuhan Tanjung Periuk, yang dulu menjadi pintu gerbang negara, kini sudah semakin dangkal. Kapasitas sandarnya sudah jauh berkurang. Eksplorasi kekayaan sumber alam tidak berimbas pada kebijakan jalur logistik. Tambang gas alam di Aceh dan Bontang, tambang nikel di Soroako, tambang emas, tembaga dan lain-lain di Sulawesi Utara, Sumbawa Barat dan Papua, adalah tambang-tambang yang relatif baru ditemukan.
Tapi bagaimana hasil tambang itu diangkut, tidak ada dampaknya pada kebijakan transportasi kita, terutama pada sarana dan prasarana moda transportasi laut. Celakanya, pelayaran niaga di dalam negeri juga dibiarkan dikuasai oleh perusahaan asing. Prinsip kabotase dilanggar secara terang-terangan. Pasal 33 UUD 1945 padahal jelas-jelas mengatakan bahwa bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Secara umum, kita tidak pernah mendengar adanya sosialisasi atau wacana tentang kebijakan pokok subsektor transportasi laut. Sebagai jalur logistik kelautan, penanganan transportasi laut dilakukan seperti “seadanya” saja. Di bidang pertahanan, Angkatan Laut kita harus menjaga keutuhan wilayah laut kita yang luasnya jauh lebih besar daripada daratan. Panjang tapal batas NKRI dengan negara tetangga sebagian besar ada di laut. Di daratan hanya ada di Timor, Papua, dan Kalimantan.
Tapi untuk melaksanakan misi ini, Angkatan Laut kita hanya dilengkapi personel, peralatan, serta dukungan anggaran yang sangat kecil, yaitu sepertiga dari Angkatan Darat. Tidak heran bila kekayaan laut kita selalu dicuri orang. Di mata para pencuri ini, laut kita adalah “daerah tak bertuan”. Benar kata Bung Karno, bahwa kita harus menumbuhkan kembali kebaharian kita yang sudah berada di ambang kepunahan.

Baca Selengkapnya......

Rabu, Desember 09, 2009

  Hewan-hewan transparan (tembus pandang)  










Baca Selengkapnya......
Bookmark and Share