Nonton TV Sebabkan Serangan Jantung dan Kanker
Senin, Januari 03, 2011
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Senin, Januari 03, 2011
0
komentar
Desain Pendidikan Bebas Untuk Anak Jalanan
Bukanlah satu hal yang mengada-ada bila kemudian para orang tua lebih memilih untuk memperpanjang proteksi anak-anaknya untuk berada di dalam rumah sebab lingkungan di luar rumah dianggap sebagai “liar” dan mengancam masa depan anaknya. Pilihan untuk memperpanjang masa proteksi anak-anak inilah yang kemudian ditangkap sebagai peluang dagang oleh para pengusaha.
Belakangan ini dengan mudah kita bisa melihat berbagai produk atau media untuk membantu penyiapan masa transisi anak-anak. Program televisi yang jelas menggunakan kata (televisi) PENDIDIKAN INDONESIA adalah salah satu contoh terbaiknya. Selain itu berbagai media cetak juga mengeluarkan berbagai produk bagaimana menyiapkan anak secara “baik dan benar” dalam rangka pengembangan sumber daya pembangunan. Para orang tua pada. gilirannya akan lebih mengacu pada berbagai media itu sendiri dibandingkan pada peristiwa sehari-hari yang dialami oleh anaknya.
Dalam posisi ini, peluang untuk memposisikan anak janan sebagai sampah masyarakat nampak semakin jelas. Karena tidak mungkin mereka (anak jalanan) mampu menghidupi dirinya dengan jalan konstruktif seperti itu. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Paulo Freire sebagai peletak dasar dari filosofi pendidikan kritis, bahwa dalam posisi ini anak jalanan mengalami penindasan yang tidak berkesudahan sehingga mereka tidak bisa menemukan konteks hidup dalam realitas mereka. Disisi lain Erich Fromm menjelaskan secara mental pisikologis manusia menuntut dirinya untuk bebas dan lepas dari segala bentuk penindasan.
Ini tentu tidak dipatkan pada setiap individu anak jalanan, ruang kebebasan mereka terus dibatasi oleh berbagi macam bentuk penyingkiran dan streotip yang menganggap mereka sebagi perusuh dan biang keladi kekacauan tatanan kota.
Pandangan dominan ini, masih memvonis Anak jalanan sebagai “anak liar”, “kotor” “biang keributan”, dan “pelaku kriminal”. Adanya stigmatisasi ini tentu saja akan melahirkan tindakan-tindakan yang penuh prasangka dan cenderung akan mengesahkan jalan kekerasan di dalam menghadapi anak jalanan. Seandainya-pun terjadi berbagai bentuk kekerasan yang keji dan tidak manusiawi atau sampai menghilangkan nyawa, peristiwa tersebut belum tentu menjadi kegelisahan dan menggelitik hati nurani publik. Atau bisa jadi ada pihak yang justru mensyukuri dan menilai bahwa peristiwa tersebut memang layak diterima oleh anak-anak jalanan.
Menghapus stigmatisasi di atas menjadi sangat penting. Patut disadari bahwa anak-anak jalanan adalah korban baik sebagai korban di dalam keluarga, komunitas jalanan, dan korban pembangunan. Untuk itu kampanye perlindungan terhadap anak jalanan perlu dilakukan secara terus menerus setidaknya untuk mendorong pihak-pihak di luar anak jalanan agar menghentikan aksi-aksi kekerasan, memberi ruang pendidikan.
Untuk mengarah kesana, tentu pendidikan dan desain pembelajaran mereka tidak sama dengan bentuk dan desain pendidikan formal yang selama ini terus dipromosikan menjadi yang terbaik. Akan tetapi, dibutuhkan ruang yang berbeda untuk mewadahi mereka yang secara basic dan pengalaman berbeda dengan anak-anak yang cukup beruntung bersekolah di ruang yang penuh fasilitas dan desain pembelajaran yang serba mahal.
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Senin, Januari 03, 2011
0
komentar
Pemisahan Kelas Laki-laki dan Perempuan
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Senin, Januari 03, 2011
0
komentar
Siswa dan Guru Sebagai Penunjang Kegiatan Ekstrakurikuler
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Senin, Januari 03, 2011
0
komentar
Sejarah Lahirnya Konsep Mastery Learning
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Senin, Januari 03, 2011
0
komentar
Kamis, Mei 06, 2010
OPTIMALKAN KECERDASAN ANAK MELALUI SENAM OTAK
Anehnya dari hasil penelitian hampir 85 persen orang di dunia ini ternyata hidup dengan mengandalkan otak kiri saja. Sebagian dari sisanya menggunakan kombinasi keduanya, dan sebagian lagi memakai otak kanan.
Dari segi fungsi, otak yang terdiri dari dua belahan kiri dan kanan itu seolah memiliki tiga dimensi yang saling berhubungan. Dengan mengoptimalkan penggunaan seluruh bagian ini, fungsi otak dapat dioptimalkan. Sayang, tak semua orang mampu melakukannya. Salah satu cara mengoptimalkan penggunaan semua dimensi otak adalah senam otak.
Kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh faktor genetik atau turunan dan faktor stimulasi. Nah senam otak ini membantu meningkatkan kecerdasan anak melalui berbagai stimulasi gerakan
Senam otak
Senam otak atau lebih dikenal dengan sebutan brain gym, sebenarnya adalah gerakan tubuh yang bias merangsang kerja dan fungsi otak secara maksimal. Gerakan itu dimaksudkan untuk mernagsang otak kiri dan otak kanan (dimensi lateralitas), meringankan atau merelaksasi belakang otak dan bagian depan otak (dimensi pemfokusan), merangsang system yang terkait dengan emosi/perasaan, yakni otak tengah (limbis) serta otak besar (dimensi pemusatan). Kalau kinerja kedua belahan otak seimbang, diharapkan kemampuan otak menjadi optimal.
Manfaat senam otak:
• Mengasah sensitivitas telinga untuk mendengar sehingga kemampuan pendengaran makin tajam.
• Merangsang bagian otak yang menerima informasi (receptive) dan bagian yang menggunakan informasi (expressive) sehingga memudahkan proses mempelajari hal-hal baru dan meningkatkan daya ingat.
• Mengembalikan vitalitas otak setelah serangkaian aktivitas yang melelahkan, mengusir stress, meningkatkan konsentrasi dan perhatian serta meningkatkan kemampuanmemahami dan berpikir rasional.
• Mengaktifkan otak untuk peningkatan oksigen agar otak berfunsi secara efisien dan relaks.
• Meningkatkan perhatian dan daya daya penglihatan. Memilah informasi pandangan yang dating dari kiri atau kanan.
• Memperbaiki komunikasi lisan dan ekspresif serta meningkatkan kemampuan untuk memilah informasi.
• Mengaktifkan otak rasa keseimbangan dan koordinasi, meningkatkan kemampuan mengorganisasi dan meningkatkan energi.
• Mengoptimalkan kemampuan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stress visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.
• Mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena perubahan ketinggian.
Awali dengan PACE
Sebelum memulai gerakan inti, anak disarankan melakukan gerakan PACE (Peace, Active, Clear, dan Energizer) terlebih dahulu. Gerakannya di mulai dari urutan terakhir yaitu:
*Energizer (pengisi energi)
Dilakukan sambil duduk atau berdiri dan anak disarankan untuk minum air putih sebanyak ¾ gelas plastic. Minum air ini bermanfaat antara lain:
-Darah lebih banyak menerima zat asam yang diperlukan untuk belajar.
-Air melepaskan protein yang diperlukan untuk belajar sesuatu yang baru.
-Air melarutkan garam yang mengoptimalkan fungsi energi listrik di badan untuk membawa informasi ke otak.
-Air mengaktifkan system limpa, yaitu system air yang paling besar di badan. Limpa mengangkut zat-zat gizi, hormone dan berfungsi sebagai saluran pembuangan.
*Clear (jelas) dengan memijat saklar otak (brain button)
Gerakan Sakelar Otak:
Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.
Manfaat pemijatan saklar otak:
-Koordinasi kedua belahan otak.
-Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.
-Mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.
*Active. Dilakukan dengan gerakan silang (cross crawl)
Gerakan Silang
Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh. Cara melakukan gerakan silang: sentuhkanlah tiap tangan yang berlawanan secara bergantian. Gerakan tangan kanan menyentuh lutut kaki kiri, kemudiantangan kiri menyentuh lutut kaki tangan. Bias juga dengan tangan kanan menyentuh siku tangan kiri dan sebaliknya.
Manfaat gerakan silang:
-Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular).
-Meningkatkan kesadaran keberadaan tubuh.
-Menghilangkan stress(pikiran menjadi jernih), meningkatkan daya ingat dan daya piker.
-Meraqngsang kelancaran cairan otak.
-Meningkatkan koordinasi tubuh.
-Mempermudah belajar.
-Menyeimbangkan emosi.
-Memperlancar peredaran limpa.
-Mengtur tekanan darah.
-Meningkatkan penglihatan.
-Melancarkan pencernaan.
-Meningkatkan energy tubuh.
-Meningkatkan skor IQ.
-Menghilangkan kekakuan.
-Meningkatkankesadaran akan kesehatan.
-Membangkitkan rasa gembira.
*Positif: Gerakan Hook Up (kait relaks)
Ada dua cara: pertama, posisi kaki kiri di atas kaki kanan(bersilangan). Tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah dan jari-jari kedua tangan salingmenggenggam. Tarik kedua tangan ke pusat dank e depan dada. Cara kedua: kedua kaki membuka sementara ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan lalu secara perlahan arahkan ke dada atau ke pangkuan. Bias dipilih salah satu cara atau dilakukan keduanya.
Manfaat: pemusatan secara emosional (mengurangi kepekaan yang berlebihan), lebih relaks, perhatian seksama, keseimbangan jasmani dan koordinasi, lebih percaya diri dan pernafasan lebih baik.
Macam Gerakan Senam Otak
1. Earth Buttons (Tombol Bumi)
Sentuhlah bagian dagu/bawah bibirdengan dua jari tangan (telunjuk dan jari tengah) dengan agak sedikit menekannya. Sedangkan telapak tangan yang satunya lagi diletakkan sekitar 15 cm di bawah pusar (diantara tulang kemaluan). Sentuhlah dalam 8 hitungan, setelah itu bergantian tangan.
Manfaat: kemampuan untuk melihat dekat-jauh, pemusatan konsentrasi,mengurangi kelelahan mental, membuat sikap tubuh tidak membungkuk, dan lainnya.
2. Space Buttons (Tombol Angkasa)
Letakkan dua jari tangan (telunjuk dan jari tengah) pada bibir di garis tengah depan. Tangan yang satu memegang garis tengah belakang pada tulang ekor atau lebih ke atas. Tarik nafas. Tombol angkasa ini perlu disentuh setidaknya 30 detik.lakukan gerakan ini selama 1 menit dengan tangan bergantian utnuk mengaktifkankedua sisi otak.
Manfaat: relaksasi sistem saraf pusat, kontak mata lebih mantap, penglihatan dekat ke jauh,kemampuan memusatkan perhatian pada suatu tugas, minat dan motivasi meningkat.
3. Balance Buttons (Tombol Imbang)
Sentuhlah lekukan di belakang telinga (di batas rambut antara tengkorak dan tengkuk 4-5 cm ke kiri dan kanan dari garis tengah tulang belakang) dengan pijatan dua jari tangan. Satu tangan lainnya menyentuh pusar. Dagu dan kepala relaks menghadap ke depan. Sentuh selama 30 detik dan lakukan secara bergantian.
Manfaat : membantu perkembangan bicara.
4. Cross Crawl (Gerak Silang)
Gerakkan tangan dan kaki secara berlawanan sambil sedikit meloncat. Tangan kanan menyentuh lutut kiri dan sebaliknya.
Manfaat: mengaktifkan otak untuk menyeberangi garis tengah penglihatan/pendengaran
/kinestetik/perabaan/sentuhan. Selain itu membantu untuk menulis, membaca dan memahami. Meningkatkan koordinasi kiri dan kanan,memperbaiki pendengaran dan penglihatan, dan lainnya.
5. Positive Points (Titik Positif)
Sentuhlah titik positif masing-masing dengan empat jari tangan kanan dan kiri di tengah dahi.
Manfaat: untuk relaksasi, melepaskan penghambat ingatan, menghilangkan stress penglihatan, kemampuan berbicara di depan umum,membantu konsentrasi atau fokus untuk mengingat.
6. Neck Roll (Putaran Leher)
Tundukkan kepala dan ayunkanseperti bandul bergoyang. Gerakkan kepala ke arah kanan dan kiri dengan sikap tubuh tegak.
Manfaat: sistem saraf pusat jadi relaks, pemusatan perhatian seperti menatap orang untuk berkomunikasi, mengerjakan sesuatu lebih baik,mengurangi efek pegal-pegal sehabis belajar.
7. The Rocker (Olengan Pinggul)
Duduk di lantai, kedua tangan di belakang siku di tekuk kedua kaki diangkat sedikit dan olengkan pinggul ke kiri dan ke kanan. Putar beberapa kali.
Manfaat: sikap tubuh lebih baik seperti mampu duduk tegak, mengurangi kelelahan, menunjang kemampuan melihat dari kiri ke kanan. Kemampuan memperhatikan dan memahami.
8. Thinking of X (Membayangkan Huruf X)
Posisi beridir sambil tangan digerakkan seolah menuliskan huruf X.
Manfaat: penglihatan terpusat, koordinasi seluruh tubuh, kemampuan menulis, meningkatkan konsentrasi dan perhatian.
9. Double Doodle (Coretan Ganda)
Gerakan menggambar dengan menggunakan dua tangan kanan dan kiri secara bersamaan, seperti halnya cermin. Gambar bisa beragam, apakah Cuma titik, aneka bentuk seperti lingkaran, segitiga, garis, dan lain-lain disesuaikan dengan kemampuan anak.
Manfaat: kesadaran tentang ruang, koordinasi mata dan tangan, mengerti danmemahami simbol, memperbaiki ketrampilan gerakan, menulis, mengikuti petunjuk, dan lain-lain.
10. Arm Activation (Mengaktifkan Tangan)
Luruskan satu tangan ke atas, ke samping kuping. Kemudian buangnafas, lalu dorong tangan ke depan, belakang, dalam dan luar sementara satu tanga lainnya menahan dorongan tersebut. Lakukan berulang-ulang dengan tangan bergantian.
Manfaat: membantu kemampua menulis, koordinasi mata dan tangan serta mahir menggunakan peralatan semisal komputer, durasi perhatian pada tulis menulis meningkat, peningkatan energi pada tangan dan jari, pernafasan lebih lancar dan sikap lebih santai.
11. Alphabet 8 (Abjad 8)
Sama dengan gerakanmenulis abjad 8 tetapi dilakukan pada white board. Jadi anak menggambar angka 8 tidur dengan ukuran besar. Di dalam lingkaran tersebut anak menggambar beberapa huruf. Seperti huruf a,d, dan huruf lainnya yan mempunyai lekuk di sebelah kiri digambar pada lingkaran sebelah kiri. Sebaliknya huruf yang mempunyai lekuk di sebelah kanan digambar pada lingkaran sebelah kanan.
Manfaat: koordinasi mata dan tangan, kemampuan gerak motorik halus, meningkatkan konsentrasi saat menulis, mengenali dan membedakan simbol.
12. Gerakan 8 tidur
Gunakan secara bergantian tangan kanan dan kiri dengan membuat lingkaran mundur menyerupai angka 8. Mulai dari titik tengah ke arah kanan atas berputar ke bawah kembali ke titik tengah. Terus ke kiri atas melingkar ke kiri bawah naik ke titik tengah lagi. Mata mengikuti gerakan tangan. Lakukanmasing-masing tangan sebanyak3 kali dan lakukan pula dengan kedua tangan secara bersamaan.
Manfaat: mengaktifkan kedua belahan otak pada saat yang sama. Gerakan yang berasal dari otak bahasa “mencoba” arahnya dari garis tengah ke kanan. Gerakan yang berasal dari otak “reflek” arahnya dari garis tengah ke kiri. Berfungsi dalam proses belajar matematika dan yang berhubungan dengan ingatan.
13. Pasang Telinga
Letakkan tangan di telinga denga jari jempol di belakang telinga. Minta anak untuk memijat telinganya perlahan-lahan. Lakukan sebanyak tiga kali atau lebih.
Manfaat: merelaksasi saraf telinga.
14. Luncuran Gravitasi
Duduk di kursi yang rendah, luruskan kaki dan silangkan kaki. Ajak anak untuk berusaha menyentuh ibujari kaki yang atas. Lakukan dengan 8 hitungan. Ganti posisi silangan kaki.
Manfaat: melenturkan saraf-saraf tubuh secara keseluruhan.
15. Putaran Kepala
Memutar kepala perlahan searah jarum jam. Kemudian lakukan ke arah sebaliknya. Lakuakn sebanyak 3 kali.
Manfaat: untuk menyeberang garis tengah (Carpus Callosum) dari belahan otak kanan dan kiri. Yang berfungsi untuk memudahkan anak dalam proses belajar membaca, menulis, mendengar, dan mengingat.
16. Menguap Berenergi
Ajak anak untuk menguap lebar sambil mengeluarkan suara “Ha/A” yang panjang
Manfaat: untuk merelaksasi rahang dan mata.
17. Menuang Air
Siapkan dua tempat (Gelas corong). Isi salah satu gelas dengan ¾ air didalamnya. Mintalah pada anak untuk berusaha memindahkan air ke gelas yang satunya tanpa tumpah. Lakukan 3 sampai 4 kali.
Manfaat: melatih kesiapan anak untuk melakukan konsentrasi yang cukup lama dan tinggi.
18. Burung Hantu
Berdiri dengan kedua kaki meregang. Letakkan telapak tangan kiri pada bahu kanan, sementara tangan kanan dibiarkan bebas. Sambil menengok ke kiri dan ke kanan, talapak tangan kiri “meremas-remas bahu” tarik nafas pada saat kepala menghadap lurus ke depan, lalu buang nafas ketika kepala menengok ke samping. Ulangi untuk posisi tangan yang satunya. Lakukan latihan sebanyak 10 kali.
Manfaat: mengoordinasikan pendengaran, penglihatan dan gerakan tubuh, meningkatkan konsentrasi, mengurangi stress atau gugup saat belajar dan sebagainya.
19. Pijatan Saklar Otak
Pijat lekukan di tulang dada bagian tengah. Sementara tangan lainnya menggosok daerah pusar. Sambil melakukan latihan, gerakan mata ke atas-bawah dan ke kiri-kanan.
Manfaat: mengoordinasikan kedua belahan otak,melancarkan aliran darah (zat asam) ke otak, meingkatkan keseimbangan badan, serta meningkatkan kerja sama antar kedua mata, sehingga dapat mengurangi kejulingan.
20. Pompa Betis
Berdiri dengan tangan menyangga pada sandaran kursi atau dinding. Gerakkan salah satu kaki ke belakang dan badan condong ke depan. Tekuk lutut kaki yang di depan. Sehingga kaki belakang dan punggung membentuk satu garis lurus. Angkat tumit kaki belakang dari lantai sehingga beban ada di kaki depan. Kemudian beban diganti ke kaki belakang sat tumit ditekan ke lantai. Hembuskan nafas saat menekankan tumit ke lantai, angkat waktu menarik nafas. Ulangi masing-masing gerakan sebanyak 3 kali.
Manfaat: mengintegrasikan otak belakang dan otak depan. Meningkatkan kemampuan berbahasa dan berbicara.
21. Galah Asin
Gerakkan salah satu kaki ke samping agar ada sedikit jarak dengan posisi lutut agak di tekuk. Rentangkan kedua tangan. Ayunkan badan ke kanan dan ke kiri secara bergantian. Lakukan masing-masing sebanyak 8 kali.
Manfaat: merangsang otak untuk melatih mata dan kesigapan dalam bergerak.
22. Dampu
Angkat salah satu kaki hingga posisi paha menjadi sejajar ayau membentuk sudut 90 derajat. Gerakkan bagian kaki yang diangkat sambil berloncat kecil. Seperti sedang bermain dampu. Lakukan 3 kali pada setiap kaki.
Manfaat: untuk menyeberang garis tengah (Corpus Callosumi) dari belahan otak kanan dan kiri. Memudahkan anak untuk mengembangkan kemampuan membaca dan berbahasa.
Catatan: Untuk mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat tubuh.
Sumber:Tabloid Nikta
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Kamis, Mei 06, 2010
0
komentar
1. Terlambat bicara dibandingkan anak seusianya
2. Sulit Membaca terutama membaca bersuara
3. Lebih suka ujian Lisan dari pada ujian tertulis
4. Tidak bisa diberi tugas yang dibatasi oleh waktu (cepat panik dan tidak selesai).
5. Kurang suka mengerjakan tugas-tugas yang diperintah melainkan memilih sendiri apa yang ingin dikerjakannya.
6. Sulit mengeja suku kata
7. Sulit mengerjakan soal-soal matematika logika/rumus-rumus terkadang lebih mudah soal cerita atau perlu dengan asosiasi atau contoh-contoh nyata.
8. Sering memandang ke atas dan terlihat seperti melamun (Terbengong/day dreaming)
9. Pada saat berpikir bola matanya bergerak-gerak
10. Kurang suka mencatat (karena proses mencatat menghambat proses visualisasi)
11. Sering membaca terbalik-balik
12. Sulit membedakan huruf d dan b
13. Cenderung lebih suka membuat gambar-gambar.
14. Sering membaca melompat dan beberapa kata tertinggal atau terlompati
15. Bisa membaca dari belakang atau dengan urutan terbalik
16. Jika berbicara tidak runtut dan sistematis
17. Sulit mengungkapkan keinginannya dalam bentuk kata/kalimat
18. Cenderung sensitif dan sangat emosional
19. Sering bicara tidak nyambung dengan pertanyaan
20. Cepat hafal tempat/lokasi dan rute perjalanan
21. Kadang suka berkhayal dan menceritakan fantasinya
22. Konsentrasi rendah pada pekerjaan yang kurang disukainya
23. Konsentrasi tinggi dan lama pada hal-hal yang menarik minatnya.
24. Lebih suka benda/buku yang berwarna-warni
Cara Bekerja otak kanan:
1. Kreatif --> ingin mengetahui hal-hal baru dan menemukan cara-cara baru yang tidak konvensional, melihat alternatif solusi dari berbagai permasalahan.
2. Spasial Tiga Dimensi, mampu melihat dan membayangkan sesuatu secara tiga dimensi; bisa melihat dari kanan ke kiri, atas ke bawah dan sebaliknya. serta membolak balik huruf, angka dan gambar.
3. Memori Fotografi, mampu merekam informasi dalam bentuk gambar-gambar baik dalam bentuk diam atau seperti film yang bergerak. Memiliki papan layar di otaknya.
4. Art --> melihat sebuah pekerjaan sebagai proses seni yang mengandalkan rasa dan estetika yang sering kali tidak bisa dibatasi oleh waktu dan bekerja berdasarkan inspirasi dan mood.
5. Deduktif --> terlebih dahulu harus melihat gambaran besarnya atau hasil akhirnya baru bergerak menyusun langkah demi langkah dan tahapan prosesnya.
6. Random --> Menyusun dan mengolah informasi secara acak, sehingga penyampaian informasinyapun cenderung tidak sistematis.
7. Visual --> Bekerja dalam bentuk gambar; sering kali sulit menuangkan ide gambarnya tersebut kedalam kalimat atau kata-kata yang dipahami.
8. Global --> Lebih menyukai gambaran umum dan kurang menyukai hal-hal detail.
9. Mind Mapping --> Lebih suka dan gampang menulis dalam bentuk pola gambar seperti peta.
10. Model Estetika --> Menilai sesuatu berdasarkan cita rasa dan estetik seni bukan fungsi dan kegunaan.
11. Moody --> Kemampuan berpikir dan bekerja yang sangat dipengaruhi oleh Emosional dan perasaan.
12. Spontan --> Melakukan hal atau sesuatu secara spontan berdasarkan dorongan emosional sesaat. Sering melakukan tindakan dan mengambil keputusan diluar rencana
13. Picky Job --> Hanya mau mengerjakan hal-hal yang menarik perhatiannya. Tidak mudah di suruh/diperintah.
14. Un limited time --> Jika sudah asyik terhadap satu bidang lupa waktu.
15. Konklusif --> Menarik kesimpulan umum dari kepingan-kepingan informasi.
16. Eksekusi 2 langkah --> Merekam informasi baru memaknainya.
17. Inspirational --> bekerja berdasarkan datangnya inspirasi bersifat dadakan dan tidak terencana.
Perbandingan Kerja Otak Kiri dan Kanan:
a. Simbol vs Gambar
b. Runtut/Sekuen vs Acak/Random
c. Logika vs Kreatif/Seni
d. Detail ke Global vs Global ke detail.
e. Setahap demi setahap vs Langsung
f. Proses then memori vs memori then proses
g. Duplikasi vs imaginasi
h. Teratur vs acak dan melompat-lompat
i. Analisis mengurai vs Analisis Kesimpulan
j. Tenggat Waktu vs Bebas Waktu
k. Rencana vs Inspirasi
l. Objek Hitam Putih vs Objek yang berwarna warni
2. Perbedaan Kombinasi Kontinum Otak dan Indera dominan
a. Otak Kiri dengan sensori Visual --> Cenderung Diam, Tegas, Berpikir Runtut, Logika bagus
b. Otak Kiri Auditori --> Cenderung Bicara, Suka berdebat, Logika bagus, cepat menghafal
c. Otak Kiri Kinestetik --> Cenderung diam, Lincah bergerak, Berpikir runtut, logika bagus
d. Otak Kanan Visual --> Suka menghayal, kuat mengingat, cenderung diam, sulit mengeja, suka menggambar, kurang suka mencatat.
e. Otak Kanan Auditori --> Suka bicara, Bicara acak, Bicara khayalan,
suka berhandai-handai..., sulit mengeja tapi suka bicara,
f. Otak Kanan Kinestetik --> Cenderung diam, terus bergerak, bergerak tak beraturan, sering melakukan hal-hal yang penuh resiko, pandai membuat sesuatu karya tangannya
Membantu Anak Otak Kanan belajar:
1. Temukan minatnya dan mulai mengajari apapun melalui hal yang menarik minatnya. Jika ia suka mobil bicaralah mulai dari mobil dsbnya.
2. Jika ia ingin belajar sambil bergerak-gerak maka ijinkanlah ia malakukan itu
3. Jelaskan untuk apa kita harus mempelajari sesuatu agar dia bisa melihat gambaran besar dan tujuan akhirnya.
4. Gunakan alat peraga dan contoh-contoh ilustrasi untuk mengambarkan apa yang sedang anda jelaskan misalnya konsep tambah, kurang dan bagi.
5. Latihlah kecepatan untuk Visualisasi dan kemampuan merekam gambar .
a. Latihan tahap dasar visualisasi; misalnya membayangkan sebuah aktivitas yang dilakukan seperti; berangkat ke sekolah, mengerjakan sesuatu dirumah dsb, persis seperti proses hipnoteraphy. Bayangkan kamu sekarang malangkah menuju lemari es, bayangkan sekarang kamu buka, tolong ambilkan mama jeruk dan susu, kemudian tuangkan susunya kedalam gelas, bawa gelas berisi susu dan jeruk itu ke kamar mama. Jika anak anda sudah bisa mengulangi prosesnya secara runtut artinya dia sudah mulai terlatih kemampuan visualisasinya.
b. Latihan tahap lanjutan visualisasi mengingat gambar; Minta dia melihat gambar dan anda sebutkan namanya; minta ia memejamkan mata; tanya apakah gambar itu sudah muncul di bayangan pikirannya.
c. Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Angka dan urutannya, Latihan ini dimulai dengan mengingat angka 1 s/d 10 satu demi satu, perlihatkan gambar angka 1 s/d 10 satu persatu, kemudian setelah ia berhasil mengingatnya minta anak anda untuk mengurutkan dari depan kebelakang, setelah itu minta ia mengurutkannya dari 10 ke 1, jika berhasil maka dia sudah mulai terlatih untuk menggunakan kemampuan unggulnya.
d. Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Huruf dan urutannya, Latihan ini dimulai dengan pengenalan huruf satu demi satu; dengan metode mata terpejam, apabila ini sudah terekam maka mintalah anak anda untuk mengurutkan 10 huruf pertama dari depan dan dari belakang. Terus berlanjut.
- logika,
- analisis,
- kuantitatif,
- fakta,
- rencana,
- organisasi,
- detail/perinci,
- sekuensial.
- kemampuan matematika,
- berpikir sistematis
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Kamis, Mei 06, 2010
0
komentar
10 makanan peningkat daya ingat
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 – DHA and EPA – yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.
“Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng — yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya — khususnya ALA – jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat. Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme — tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh. Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi. Selain makanan, agar cerdas ya jelas kita harus banyak olahraga biar stamina kita tetap terjaga dan istirahat yang cukup.
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Kamis, Mei 06, 2010
0
komentar
Sabtu, April 10, 2010
Pengantar Psikologi Kepribadian
- Teori atas dasar pemikiran yang spekulatif. Misalnya Plato, Kant, Neo Konfisionisme
- Teori atas dasar penyeldikan empiris. Misalnya Freud, Young, Adler
- Teori Konstitusional. Tokohnya Krestmer, dan Sheldon
- Teori Temperament. Tokohnya Kant, Enselhant
- Teori Ketidaksadaran. Tokohnya Adler, Freud, Young
- Teroi Faktor. Tokohnya Ladle, dan Egsenk
- Tipologis. Tokohnya Plato, Hipokrates, dan Galemus. Memberikan teori bahwa walaupun variasi kepribadian tidak terhingga namun semua itu berawaldari komponen dasar ( tipologis )
- Pensifatan. TokohnyaRogers dan Murphy. Membuat kesimpulan bahwa tipologis kurang tepat karena menggolongkan manusia menjadi tipe – tipe makayang lain terabaikan ( tidak diperhitungkan )
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Sabtu, April 10, 2010
0
komentar
Jumat, April 09, 2010
Mengenalkan Empati sejak Dini
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Jumat, April 09, 2010
0
komentar
Pengertian Autisma /Autisme
Kartono (1989) berpendapat bahwa Autisma/Autisme adalah cara berpikir yang dikendalikan oleh kebutuhan personal atau diri sendiri, menanggapi dunia berdasarkan penglihatan dan harapan sendiri dan menolak realitas, oleh karena itu menurut Faisal Yatim (2003), penyandang akan berbuat semaunya sendiri, baik cara berpikir maupun berperilaku.
Autisma/Autisme adalah gangguan yang parah pada kemampuan komunikasi yang berkepanjangan yang tampak pada usia tiga tahun pertama, ketidakmampuan berkomunikasi ini diduga mengakibatkan anak penyandang autis menyendiri dan tidak ada respon terhadap orang lain (Sarwindah, 2002).
Yuniar (2002) menambahkan bahwa Autisma/Autisme adalah gangguan perkembangan yang komplek, mempengaruhi perilaku, dengan akibat kekurangan kemampuan komunikasi, hubungan sosial dan emosional dengan orang lain, sehingga sulit untuk mempunyai ketrampilan dan pengetahuan yang diperlukan sebagai anggota masyarakat. Autisma/Autisme berlanjut sampai dewasa bila tak dilakukan upaya penyembuhan dan gejala-gejalanya sudah terlihat sebelum usia tiga tahun.
Yuniar (2002) mengatakan bahwa Autisma/Autisme tidak pandang bulu, penyandangnya tidak tergantung dari ras, suku, strata-ekonomi, strata sosial, tingkat pendidikan, geografis tempat tinggal, maupun jenis makanan. Perbandingan antara laki-laki dan perempuan penyandang Autisma/Autisme ialah 4 : 1.
Dari keterangan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Autisma/Autisme adalah gejala menutup diri sendiri secara total, dan tidak mau berhubungan lagi dengan dunia luar, merupakan gangguan perkembangan yang komplek, mempengaruhi perilaku, dengan akibat kekurangan kemampuan komunikasi, hubungan sosial dan emosional dengan orang lain dan tidak tergantung dari ras, suku, strata-ekonomi, strata sosial, tingkat pendidikan, geografis tempat tinggal, maupun jenis makanan
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Jumat, April 09, 2010
0
komentar
Berkembangnya Psikologis Remaja
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Jumat, April 09, 2010
0
komentar
Hal yang perlu anda lakukan sebelum Tidur
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah untuk memastikan bahwa lingkungan anda bersih. Hal ini tidak hanya berlaku di daerah Anda di mana Anda akan tidur, Namun juga tubuh Anda. Meskipun kita tidak akan dapat melihat fakta bahwa kamar anda bersih setiap kali anda mau tidur, namun pikiran kita akan tahu bahwa ada sesuatu yang kotor jika anda belum membersihkannya. Sebuah lingkungan teratur akan membuat pikiran Anda tenang dan memungkinkan Anda tidur di malam hari tanpa beban. Memastikan bahwa tubuh Anda bersih juga akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur malam yang baik. Anda tidak perlu mandi malam hari, tapi cukup membersihkan wajah, mencuci tangan dan kaki anda.
Baca Selengkapnya......
Label:
ilmu Psikologi
Penulis
Fauqi F.
pada
Jumat, April 09, 2010
0
komentar
